Program Magang Kampus Merdeka, Gimana Syarat dan Cara Daftarnya?

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terjadi saat ini, mengharuskan siapapun melakukan penyesuaian. Hal tersebut bisa menjadi masalah serius jika diabaikan. Sangat besar risiko yang menjadi tanggungan jika bangsa ini tidak mampu berbenah, antara lain meningkatnya angka pengangguran yang akhirnya merembet pada permasalahan sosial. Tentunya, kita semua tidak mengharapkan hal tersebut bukan?

Meningkatnya angka pengangguran bisa terjadi karena ketidaksesuaian antara kompetensi yang dimiliki dan kebutuhan dunia kerja. Ditambah lagi hadirnya berbagai teknologi saat ini yang akhirnya menggerus beberapa lapangan kerja. Namun bersamaan dengan itu, perkembangan teknologi juga membuka peluang-peluang baru.

Nah, untuk itulah pemerintah berupaya menggagas program yang diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompetensinya bisa link and match dengan kebutuhan industri terkini. Termasuk  meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara menyeluruh dengan mengimplementasikan kebijakan Kampus Merdeka.

Apa Itu Kampus Merdeka?

Kampus Merdeka adalah bagian dari program atau kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia yang bernama Merdeka Belajar. Melalui kebijakan tersebut, mahasiswa mendapat kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan berinteraksi langsung dengan dunia kerja profesional dan lingkungan masyarakat selama satu hingga 3 semester.

Tujuan utama diselenggarakan kebijakan Kampus Merdeka adalah agar mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi yang dimiliki, baik hard skill maupun soft skill, sehingga bisa lebih siap dengan kebutuhan dunia industri dan dunia kerja saat ini. Selain itu, melalui program ini juga mahasiswa dapat mengembangkan diri sesuai bakat dan passion masing-masing.

Ada 8 jenis kegiatan yang bisa dipilih mahasiswa dalam mengikuti program kampus merdeka sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 3 Tahun 2020 pasal 15 ayat 1, antara lain:

  • Magang atau praktik kerja
  • Asistensi mengajar di satuan pendidikan
  • Penelitian atau riset
  • Proyek kemanusiaan
  • Kegiatan wirausaha
  • Studi atau proyek independen
  • Membangun desa atau kuliah kerja nyata tematik
  • Pertukaran pelajar

Dari 8 jenis kegiatan tersebut, artikel ini akan berfokus pada pembahasan program magang atau praktik kerja ya!

Program Magang Kampus Merdeka

Program magang ini dikenal dengan Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB). Konsep magang yang diimplementasikan pada pada kebijakan kampus merdeka merupakan hasil dari evaluasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang selama ini dijalankan.

Durasi singkat dianggap tidak cukup untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa. Ditambah lagi, beberapa instansi dan perusahaan yang menerima program magang juga merasa tidak bermanfaat.

Untuk itu, program magang kampus merdeka dilaksanakan selama 1-2 semester sehingga bisa memberi manfaat yang optimal kepada kedua belah pihak, yakni mahasiswa dan instansi yang menerima program magang.

Durasi 1-2 semester merupakan waktu yang cukup bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman kerja secara profesional. Dengan begitu, perusahaan yang menerima program magang juga dapat memberikan penilaian yang lebih objektif, bahkan bukan tidak mungkin jika mahasiswa magang tersebut akhirnya direkrut oleh perusahaan tempat magang.

Syarat Mengikuti Program Magang Kampus Merdeka

Lalu, bagi Quipperian yang ingin mengikuti program magang, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Yaitu:

  • Terdaftar sebagai mahasiswa dan tidak sedang cuti kuliah
  • Sedang mengikuti perkuliahan D3 minimal semester 5 dan S1 minimal semester 7
  • Indeks Prestasi kumulatif (IPK) minimal 2.75
  • Mengisi formulir pendaftaran PMMB
  • Menyerahkan berkas masing-masing rangkap 1 (satu) terdiri dari:
    • Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)
    • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
    • Daftar riwayat hidup (curriculum vitae)
    • Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB)
    • Surat Pernyataan
    • Surat Keterangan Sehat
    • Rekap Hasil Studi

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa yang mengikuti program magang Kampus Merdeka diatur dengan mekanisme berikut:

  • Mendapat persetujuan dosen pembimbing akademik ketika mahasiswa mendaftar atau melamar dan mengikuti seleksi magang sesuai ketentuan tempat magang.
  • Melaksanakan kegiatan magang sesuai arahan dosen pembimbing dan supervisor magang.
  • Mengisi logbook sesuai dengan aktivitas yang dilakukan.
  • Menyusun laporan kegiatan dan menyampaikan laporan kepada dosen pembimbing dan supervisor.

Nah, sudah cukup jelas ya persyaratan dan mekanisme yang harus kamu ikuti dalam mengikuti program magang? Secara umum, proses yang akan kamu lalui selama mengikuti program magang dari awal hingga akhir yaitu:

  • Mendaftar PMMB
  • Mengikuti seleksi akademik dan administrasi
  • Mengikuti magang kerja selama 1-2 semester (setara dengan 20 atau 40 satuan kredit semester atau SKS)
  • Proses penilaian dilakukan oleh dosen pembimbing dan instansi tempat magang
  • Mendapatkan sertifikat magang
  • Proses input nilai dalam KHS
  • Rekognisi magang (melaporkan pengakuan SKS ke PDDikti oleh pihak kampus)

Tiap-tiap perguruan tinggi memiliki mitranya masing-masing untuk penempatan mahasiswa magangnya. Tentunya kampus yang memiliki banyak mitra akan memudahkan mahasiswanya untuk memilih tempat magang yang sesuai dengan minatnya dan salah satunya adalah Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI).

Program Magang Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI)

Tentunya Quipperian sudah nggak asing lagi dengan kampus yang satu ini bukan? Yup, salah satu kampus yang tergabung dalam APERTI BUMN ini juga menyelenggarakan program magang mahasiswa.

Namun, spesialnya UISI memiliki banyak mitra, baik itu BUMN maupun perusahaan swasta. UISI menjalin kerja sama dengan industri semen, petrokimia, perbankan, industri logistik, dan masih banyak lagi. Dengan begitu, mahasiswa UISI memiliki banyak pilihan yang bisa disesuaikan dengan minatnya masing-masing.

FYI, Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) sudah terlaksana di UISI sejak tahun 2018. Ketika itu, ada 27 mahasiswa yang mengikuti program tersebut dan penempatannya di BUMN, yaitu PT POS Indonesia, Bank Mandiri, PT PG Rajawali 1, Bank BTN, PT.SISI dan PT Semen Indonesia. Di tahun 2019, sebanyak 52 mahasiswa peserta Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) direkrut langsung oleh perusahaan tempat magangnya. Sampai hari ini, sudah ratusan mahasiswa menjalani kegiatan PMMB.

Penyelenggaraan program ini dari tahun ke tahun terus dioptimasi sehingga mahasiswa bisa menjalani program magangnya tanpa hambatan. Bahkan dengan kondisi pandemi saat ini program magang tetap berjalan dengan baik.

So, kalau kamu juga tertarik dengan skema program magang seperti ini, di mana kamu memiliki banyak pilihan tempat magang dan bisa bekerja sesuai keahlian yang kamu miliki, maka UISI bisa jadi pilihan yang tepat untukmu!