Kenali Aneka Jenis Beasiswa yang Cocok untuk Calon Mahasiswa dan Mahasiswa Baru

Hai, para pejuang beasiswa! Sebelum mendaftar beasiswa, ada baiknya kamu mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang apa saja jenis beasiswa yang tersedia bagi mahasiswa. Pasalnya, ada berbagai macam beasiswa yang tersedia dengan sistem dan persyaratan yang berbeda-beda.

Informasi mengenai beasiswa yang perlu kamu ketahui bukan hanya soal nominal saja lho! Banyak informasi krusial lain yang juga sangat perlu untuk diketahui, misalnya kriteria, periode, cakupan, serta syarat dan ketentuan apa saja untuk mendaftarkan diri dalam program beasiswa tersebut.

Jenis-jenis Beasiswa

Dengan mengetahui jenis-jenis beasiswa tersebut, kamu bisa mencocokkan beasiswa mana yang paling sesuai dengan kualifikasi diri. Lantas, apa saja jenis-jenis beasiswa untuk mahasiswa?

Jenis-jenis Beasiswa Berdasarkan Bentuk Pembiayaan

Berdasarkan bentuk pembiayaannya, beasiswa dibedakan ke dalam beberapa jenis, yaitu:

1. Beasiswa bantuan

Beasiswa bantuan diberikan kepada mahasiswa yang kurang mampu dalam hal ekonomi, tetapi memiliki prestasi yang baik dalam hal akademik. Karena berprestasi, maka mahasiswa tersebut dianggap layak untuk melanjutkan studi atau pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Nantinya, pihak penyedia beasiswa akan meninjau terlebih dahulu mengenai ketidakmampuan finansial calon penerima beasiswa. Hal-hal yang disurvei biasanya mulai dari jumlah saudara kandung yang tengah menempuh studi, pendapatan orang tua, serta biaya hidup. Salah satu contohnya adalah program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi calon mahasiswa dan beasiswa Bantuan Belajar Mahasiswa (BBM) bagi yang sudah menjadi mahasiswa.

2. Beasiswa penghargaan

Beasiswa penghargaan merupakan jenis beasiswa yang diberikan bagi para mahasiswa berprestasi yang memiliki pencapaian akademik terbaik. Salah satu indikator dari pemberian beasiswa ini adalah Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) untuk mahasiswa dan rata-rata nilai rapor bagi kamu yang masih duduk di bangku sekolah.

Selain nilai akademik, siswa yang aktif dalam kegiatan nonakademik juga menjadi pertimbangan untuk bisa mendapatkan beasiswa ini. Contoh beasiswanya adalah beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA).

3. Beasiswa nonakademik

Beasiswa tidak hanya diberikan untuk mahasiswa yang berprestasi dari segi akademik saja. Mahasiswa yang berprestasi di bidang nonakademik juga bisa mendapatkan kesempatan yang sama untuk mendapatkan beasiswa.

Apalagi, saat ini semakin banyak lembaga maupun perguruan tinggi yang menyediakan berbagai macam bantuan pendidikan bagi kamu yang memiliki prestasi terbaik di luar bidang akademik, misalnya beasiswa olahraga.

4. Beasiswa penelitian

Beasiswa penelitian merupakan beasiswa yang menawarkan pendanaan kepada penerima yang akan melakukan riset atau penelitian terkait dengan bidang studi yang tengah ditempuh. Sumber beasiswa penelitian bisa dari perusahaan, universitas, maupun lembaga pemerintahan yang mempunyai proyek penelitian serta membutuhkan tenaga akademis. Periode dan jumlah dana yang ditawarkan untuk beasiswa ini tergantung dari seberapa banyak biaya yang dibutuhkan serta lamanya waktu yang dibutuhkan peneliti untuk melakukan penelitian tersebut.

5. Beasiswa ikatan dinas

Beasiswa ikatan dinas adalah beasiswa yang mensyaratkan penerima beasiswa untuk mengikat diri melalui ikatan dinas dengan pihak sponsor sebagai pemberi beasiswa. Tujuannya adalah untuk menjalin hubungan timbal balik yang menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Bagi penerima beasiswa ikatan dinas, biasanya mereka akan diwajibkan untuk bekerja di perusahaan atau instansi sponsor dalam jangka waktu yang sudah ditentukan

Jenis Beasiswa Berdasarkan Pihak Penyedia

Secara umum, terdapat 5 jenis beasiswa berdasarkan pihak yang menyediakannya, di antaranya adalah:

1. Beasiswa perguruan tinggi

Pihak perguruan tinggi juga banyak yang menyediakan program beasiswa untuk memberikan bantuan biaya akademik bagi mahasiswa dan calon mahasiswa. Selain ditujukan untuk mahasiswanya sendiri saja, ada juga beasiswa perguruan tinggi yang menawarkan beasiswa bagi mahasiswa luar perguruan tinggi maupun luar negeri. Bentuk beasiswa yang diberikan pun beragam, mulai dari beasiswa di bidang studi, beasiswa olahraga, serta beasiswa untuk program pertukaran pelajar.

Sedangkan bagi kamu yang saat ini masih berstatus calon mahasiswa dan ingin mendapatkan beasiswa perguruan tinggi, ada kabar baik nih! Saat ini, Quipper Campus kembali menyelenggarakan Quipper Scholarship Awards 2022. Melalui ajang ini kamu berkesempatan mendapatkan beasiswa dari kampus-kampus ternama. Total beasiswanya mencapai miliaran rupiah lho! Beasiswa akan diberikan kepada ratusan siswa Indonesia dalam bentuk beasiswa penuh (full scholarship) maupun beasiswa sebagian (partial scholarship).

So, jangan sampai ketinggalan ya! Karena periode pendaftaran hanya dibuka mulai 3 Januari 2022 sampai dengan 18 Maret 2022 dan bisa jadi kamu adalah salah satunya yang berhasil meraih beasiswa tersebut. Info selengkapnya bisa kamu cek pada link berikut ini!

2. Beasiswa dari pihak swasta

Salah satu penyedia dan pemberi beasiswa adalah pihak swasta. Beasiswa ini umumnya ditawarkan oleh korporat atau perusahaan-perusahaan besar. Biasanya, sebagian besar beasiswa yang ditawarkan juga berupa perwujudan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) yang diadakan oleh perusahaan tersebut terhadap lingkungannya.

Selain itu, jenis beasiswa yang diberikan pun biasanya menyesuaikan dengan bidang studi yang berkaitan dengan bidang industri dari perusahaan itu sendiri. Nah, beberapa contoh beasiswa yang diberikan oleh pihak swasta adalah Beasiswa Djarum Plus, Beasiswa Tanoto Foundation, dan lain-lain

3. Beasiswa dari pemerintah

Sebagai organisasi publik, pemerintah tentunya juga menyediakan beasiswa yang bisa diraih oleh masyarakat. Berbagai lembaga dan departemen pemerintahan menyediakan aneka macam beasiswa yang bukan hanya bisa diikuti oleh karyawan lembaga tersebut saja, tetapi juga terbuka untuk umum, seperti mahasiswa.

Jenis-jenis beasiswa dari pemerintah sendiri sangat beragam. Mulai dari Beasiswa Gelar yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), Beasiswa LPDP dari Kementerian Keuangan, Program Beasiswa Berbasis Riset yang diselenggarakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Beasiswa Peningkatan Potensi Akademik (PPA) dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, serta beberapa beasiswa lainnya.

4. Beasiswa dari komunitas, yayasan, atau organisasi

Selain berperan sebagai wadah pemersatu serta kesolidaritasan, saat ini juga semakin banyak organisasi atau yayasan yang menyediakan bantuan pendidikan kepada mahasiswa. Baik organisasi yang bergerak di bidang akademik maupun yang bersifat nonakademik.

Biasanya, program beasiswa yang diberikan pun selaras dengan nilai-nilai yang diangkat oleh komunitas, yayasan, atau organisasi tersebut. Contohnya adalah beasiswa yang diberikan oleh Yayasan Orbit Hasri Ainun Habibie yang merupakan komitmen Ibu Ainun dalam memberikan fasilitas kepada anak-anak berprestasi di Indonesia tetapi terkendala oleh masalah biaya untuk mengejar ilmu setinggi-tingginya.

5. Beasiswa dari negara maju atau donor internasional

Jenis beasiswa ini merupakan bentuk kerja sama eksklusif antara negara maju dengan negara berkembang pada bidang pendidikan serta kesejahteraan sosial. Selain bertujuan untuk memberikan fasilitas kepada pelajar untuk mendapatkan layanan pendidikan yang lebih baik, beasiswa donor internasional juga bertujuan untuk memperbanyak pusat-pusat penelitian di negara-negara berkembang.

Sampai saat ini, telah banyak beasiswa dari negara maju yang bekerja sama dengan pemerintah Indonesia. Beberapa contoh beasiswa dari negara maju di antaranya adalah Beasiswa Chevening dari pemerintah Inggris, Beasiswa Nuffic Neso (NEC) dari pemerintahan Belanda, Beasiswa Fulbright dari pemerintah Amerika Serikat, dan masih banyak beasiswa lainnya.

Jenis Beasiswa Berdasarkan Cakupan Pembayaran

Beasiswa berdasarkan cakupan pembayaran terbagi atas 2 jenis, yaitu:

1. Beasiswa penuh (full scholarship)

Beasiswa penuh merupakan jenis beasiswa yang tidak hanya memberikan biaya pendidikan seperti Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) atau uang kuliah saja. Beasiswa ini juga menyediakan dana pendukung lainnya untuk memenuhi kebutuhan penerimanya. Mulai dari biaya hidup, asuransi, biaya perjalanan, akomodasi, serta sarana dan prasarana untuk mendukung pembelajaran.

Bahkan, ada juga beasiswa penuh yang bersedia menyediakan dana untuk biaya hidup keluarga penerima beasiswa yang berasal dari golongan keluarga tidak mampu. Beberapa contoh beasiswa penuh adalah Australian Development Scholarship, Chevening, dan Ford Foundation.

2. Beasiswa sebagian (partial scholarship)

Berbeda dengan beasiswa penuh yang menanggung seluruh biaya kehidupan penerima beasiswa, partial scholarship atau beasiswa sebagian hanya menanggung biaya tertentu saja atau memberikan dana sebagian dari total biaya yang dibutuhkan selama kamu menjalani masa studi di perguruan tinggi.

Pihak pemberi beasiswa atau disebut dengan sponsor, nantinya akan memberikan dana untuk menutupi biaya studi prioritas yang tidak bisa kamu tanggung. Umumnya, beasiswa yang diberikan dapat berupa biaya kuliah atau akomodasi saja. Selain itu, ada pula yang memberikan beasiswa dalam bentuk summer school, short course, atau pelatihan.

Itulah jenis-jenis mahasiswa yang tersedia bagi mahasiswa maupun calon mahasiswa yang akan menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Untuk mendapatkan beasiswa tersebut, tentunya kamu harus mampu menunjukkan prestasi yang terbaik secara konsisten. Baik prestasi dalam bidang akademik maupun nonakademik, seperti bahasa Inggris serta olahraga.

Selamat berjuang, Quipperian!

Penulis: Mawardi Janitra
Editor: Tisyrin Naufalty Tsani