Mengenal Jurusan Kuliah di Bidang E-commerce, Bagaimana Prospek Kerjanya?

Kebangkitan industri digital di Indonesia akhirnya turut berdampak pada banyak hal. Namun, yang paling terlihat adalah hadirnya berbagai profesi yang belum pernah eksis sebelumnya, seperti business intelligence, content marketing, data science, dan lain-lain.

Selain itu, kebangkitan industri digital juga semakin membuka peluang bagi siapapun yang ingin memulai bisnis dengan memanfaatkan e-commerce. E-commerce adalah media perdagangan elektronik yang memungkinan individu ataupun perusahaan melakukan transaksi jual beli secara online (menggunakan internet).

Berdasarkan laporan Technology-empowered Digital Trade in Asia Pacific dari Deloitte, menyebutkan bahwa total besaran pasar e commerce di Indonesia mencapai US$43,351 miliar pada tahun 2021. Tentunya ini merupakan potensi yang sangat besar untuk dimanfaatkan.

Lalu, yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah, apakah SDM Indonesia sudah siap menjadi pemain utama pada industri e-commerce dan bukan sebatas user?

Jika ada tantangan seperti ini, pastinya kebanyakan dari kita akan menyatakan optimisme. Namun, kita harus tetap rasional ya, Quipperian! Pasalnya, banyak perusahaan e-commerce yang sulit mendapatkan SDM yang cocok untuk industri ini.

Karena itulah, kampus-kampus di Indonesia akhirnya membuka jurusan yang spesifik dengan kebutuhan industri ini termasuk Jurusan Bisnis Digital, Jurusan E-commerce, dan Jurusan E-commerce Logistic.

Mengenal Jurusan di Bidang E-commerce

Untuk Jurusan Bisnis Digital pastinya sudah cukup familiar ya? So, pembahasan selanjutnya kita akan berfokus pada Jurusan E-commerce dan Jurusan E-commerce Logistic.

Jurusan E-commerce

Jurusan E-commerce adalah adalah jurusan yang menggabungkan antara ilmu bisnis konvensional dengan teknologi informasi terkini. Ilmu bisnis konvensional bermanfaat sebagai landasan pemahaman dalam mengelola bisnis termasuk kajian strategi bisnis dan keuangan. Sedangkan teknologi informasi merupakan pengetahuan dan keterampilan utama yang harus dikuasai untuk mengubah status toko offline menjadi toko online (e-commerce).

Mata kuliah yang ditemui pada jurusan ini juga merupakan kombinasi antara mata kuliah bidang bisnis dan teknologi informasi. Misalnya, Business Behavior, Web Development, Bahasa Pemrograman, dan masih banyak lagi.

Jurusan E-commerce Logistic

Tidak jauh berbeda dengan jurusan sebelumnya, Jurusan E-commerce Logistic menambahkan fokus pada pengembangan sistem logistik dan jaringan distribusi yang mendukung bisnis e-commerce.

Jadi, basis keilmuannya adalah ilmu logistik, tetapi terasa berbeda karena pengimplementasinya pada industri e-commerce, yang mana ada beberapa rules yang berbeda dengan skema logistik konvensional. Maka dari itu, Jurusan E-Commerce Logistic lebih up to date karena dipadukan dengan penerapan teknologi terkini dan tercanggih. Intinya, industri e-commerce saat ini tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa dukungan dari operasional logistik yang modern.

Salah satu kampus yang menyediakan jurusan ini adalah Multimedia Nusantara Polytechnic atau MNP. Beberapa mata kuliah yang bisa Quipperian temui di Jurusan E commerce Logistic yaitu Business Operation, Financial & Management, Information Technology, Digital Supply Chain, dan Logistic Entrepreneurship.

Perbedaan Jurusan E-commerce dan Jurusan E-commerce Logistic

Sekalipun sama-sama membahas industri e-commerce, tetapi pada prinsipnya kedua jurusan tersebut cukup berbeda. Jurusan E-commerce berfokus pada pemasaran dan konstruksi atau development aplikasi e-commerce.

Sedangkan Jurusan E-commerce Logistic lebih banyak mengkaji tentang proses penyediaan bahan, pergudangan, penjualan, hingga memastikan pengiriman barang agar sampai kepada customer dengan memanfaatkan teknologi dan sistem informasi sebagai sarana yang mengintegrasi dan memantau seluruh proses tersebut.

Nah, sudah cukup jelas ya perbedaan antara Jurusan E-commerce dan Jurusan E-commerce Logistic?

Sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya bahwasanya salah satu kampus yang menyediakan Jurusan E commerce Logistic adalah Multimedia Nusantara Polytechnic. Untuk itu kita akan menelusuri lebih jauh tentang Jurusan E-commerce Logistic di kampus tersebut.

Jurusan E commerce Logistics MNP

Jurusan E-commerce Logistic yang ada di MNP terselenggara pada program D4 dengan lama studi 8 semester. Beban SKS yang harus kamu selesaikan sampai menyandang gelar Sarjana Terapan Logistik (S.Tr.E-Log) adalah 146 SKS.

Hadirnya Jurusan E commerce Logistic di MNP didorong oleh fakta yang menunjukkan bahwa e-commerce merupakan salah satu pendorong terbesar pertumbuhan bisnis di negara-negara maju.

Lalu, dengan mengimplementasikan skema logistik yang cocok bagi kebutuhan e-commerce akan semakin meningkatkan daya saing perusahaan karena bisa lebih menyeimbangkan antara harga barang yang tetap terjangkau dan layanan pengiriman hingga sampai ke customer dengan tepat waktu.

Nah, pada jurusan ini, mahasiswa akan mempelajari berbagai mata kuliah antara lain Warehousing, Logistic, Freight and Distribution, E-commerce, Digital Supply Chain, Information Technology, Business Operation, dan Financial and Management of Human and Physical Resources.

Selama kuliah di jurusan ini, kamu tidak hanya mempelajari teori-teori saja. Kamu juga akan terjun langsung dalam industri e-commerce logistics di Indonesia. Kamu bisa memanfaatkan momen tersebut untuk menggali lebih jauh tentang peluang dan rintangan yang dihadapi perusahaan-perusahaan e-commerce logistic tanah air untuk memudahkanmu menyusun tugas akhir yang menarik.

Setelah lulus, kamu juga bisa memilih di antara dua opsi, yaitu lanjut kuliah ke luar negeri atau langsung bekerja. Keduanya memiliki prospek yang sangat baik. Jika kamu berencana untuk langsung bekerja setelah lulus, maka beberapa pilihan karier yang bisa kamu pilih yaitu supply chain expert, entrepreneur logistics, business development, logistic technology analyst, digital logistic expert, importir, eksportir, serta bagian operasional dan logistik.

Penulis: Mawardi Janitra
Editor: Tisyrin Naufalty Tsani