Akan Kuliah ke Luar Negeri? Wajib Lakukan 5 Hal Ini agar Tidak Culture Shock!

culture shockSalah satu hal yang paling menantang dari berkuliah di luar negeri, bukan hanya pada proses kuliah, ujian atau tugas akhirnya saja, tapi juga gegar budaya alias culture shock yang pasti akan kamu hadapi. Pindah ke tempat baru dengan bahasa, aturan, dan budaya yang masih asing tentu saja pasti akan membuat kamu merasa kaget dan bingung. 

Untuk itu kamu perlu melakukan beberapa hal sebelum dan saat kamu mulai berkuliah di sana untuk mengurangi culture shock ini. Soalnya kalau tidak diantisipasi dan diatasi, kamu bisa jadi disorientasi, tidak betah, hingga stres yang selanjutnya pasti akan mengganggu kesuksesan kuliahmu. Agar hal itu tidak terjadi, maka Quipperian yang akan kuliah ke luar negeri, wajib lakukan 5 hal ini agar tidak culture shock.

5 Tips Agar Tidak Mengalami Culture Shock

1. Cari tahu informasi lebih lengkap tentang aturan, budaya dan gaya hidup di sana

Sebelum menentukan untuk kuliah di sana, pasti kamu sudah mencari tahu dengan lengkap tentang semua sistem, materi dan aturan perkuliahan yang akan kamu jalani. Namun selain itu, hal yang wajib kamu cari tahu dengan baik adalah aturan baik tertulis maupun tidak tertulis, budaya dan gaya hidup di sana. Baik di kampus maupun di masyarakat. 

Bagaimana kamu harus memperlakukan teman, dosen, orang yang lebih tua, orang yang lebih muda, bagaimana cara orang di sana menjalin pertemanan, bagaimana aturan makan yang benar, bagaimana aturan tinggal yang benar dan lain sebagainya. Tentunya agar bisa cepat membaur dan betah, cari tahu juga tentang gaya hidup orang-orang seumur agar kamu bisa punya banyak teman baik di kampus maupun di luar kampus. 

Semua ini perlu kamu lakukan agar kamu bisa lebih cepat beradaptasi dan mengikuti gaya hidup atau “alur” pergaulan sosial orang-orang di sana. Dengan begitu kamu tidak akan terlalu merasa asing, kaget, dan kesepian. 

2. Adaptasi bukan berarti harus menerima semua budaya tapi tahu cara berkompromi dengan itu

Culture shock muncul karena kamu merasa asing dan tidak cocok dengan budaya tersebut, dan hal itu wajar. Tentunya tidak semua budaya atau gaya hidup yang baru kamu temui di sana wajib kamu ikuti dan terapkan dalam keseharianmu. Mampu beradaptasi berarti kamu mampu menyesuaikan budaya yang asalnya asing menjadi sesuatu yang terasa wajar, baik karena kamu bisa menerapkannya untuk dirimu ataupun karena kamu sudah belajar menghargainya. 

Ya, kalau pun budaya atau gaya hidup tersebut bertentangan dengan keyakinan atau agamamu, jangan langsung anti atau menjelekkannya, tapi berkompromilah dengan hal tersebut. Cari solusi atau jalan tengahnya, bagaimana caranya kamu bisa mengambil tindakan yang tepat saat harus bersentuhan dengan hal tersebut tanpa membuat orang lain merasa tersinggung. Jika perlu, biasakanlah untuk menjelaskan perbedaan budaya atau kebiasaan yang kamu miliki dengan mereka, agar mereka paham dan tidak salah paham. 

3. Wajib punya pemikiran terbuka dan belajar melihat dari perspektif mereka

Kedua poin di atas akan berjalan lancar jika kamu memiliki pemikiran yang terbuka. Saat mengalami culture shock, pasti kamu akan merasa asing, bingung dan muncul perasaan atau pemikiran yang mungkin cenderung negatif seperti penolakan atau menganggap hal tersebut aneh. Nah, karena hal seperti ini berpotensi akan terjadi saat kamu tinggal di luar negeri, maka kamu wajib punya bekal kuat yakni punya memikirkan yang terbuka. 

Dengan memiliki pemikiran yang terbuka, kamu akan terbiasa untuk melihat dari berbagai sudut pandang, tidak akan langsung berpikiran negatif, menolak, menghindar atau bahkan mencemooh saat kamu menemukan sebuah budaya yang benar-benar asing bagimu. Jika pemikiran kamu tertutup, tidak mau menerima dan coba melihatnya dengan pandangan yang positif, maka kamu tidak akan pernah bisa beradaptasi dengan baik. Ini justru akan membuat kamu jadi stres dan akhirnya mengganggu perkualiahanmu.

4. Pastikan kamu lancar berbicara bahasanya dalam percakapan sehari-hari

Sebagai mahasiswa asing, kamu pasti akan lebih banyak mengikuti kelas dengan bahasa Inggris di kelas internasional. Tapi bukan berarti kamu tidak perlu benar-benar mempelajari bahasa negara tersebut dengan baik, alias yang penting dapat sertifikat saja untuk syarat daftar kuliah. 

Ingin kuliah IT di Luar Negeri plus Peluang Kerja yang Terbuka Lebar?

Perdalam bahasa negara tersebut agar kamu bisa lebih mudah bergaul dengan orang-orang asli sana. Baik itu dalam kehidupan kampus ataupun sosial di masyarakat. Hal ini juga akan membuat kamu lebih mudah untuk memahami aturan atau budaya setempat, khususnya norma-norma tidak tertulis dalam masyarakat. Dengan begitu, orang asli sana pun pasti akan lebih menyambutmu dengan terbuka dan kamu pun jadi bisa beradaptasi dengan lebih cepat. 

5. Kurangi Culture Shock dengan banyak bergaul bersama penduduk lokal

Hindari membatasi pergaulanmu hanya dengan sesama mahasiswa Indonesia. Kamu perlu pergaulan yang luas dan teman yang banyak agar kamu bisa cepat beradaptasi dengan budaya di sana sehingga merasa betah. Bergaul dengan teman-teman sesama mahasiswa asing dari negara lain juga baik, karena kamu jadi punya teman untuk berbagi dan yang sedang sama-sama belajar beradaptasi. 

Selain itu, kamu juga bisa mengajak mereka untuk menjalin banyak pertemanan dengan penduduk lokal sehingga proses adaptasi kalian bisa lebih cepat. Biasanya kalau ada teman, kamu jadi lebih terhindar dari rasa malas atau malu untuk menjalin pertemanan baru dengan warga lokal. 

Berkenalan dan dekatkanlah diri dengan banyak warga lokal, baik itu teman sesama mahasiswa, teman satu asrama atau tetangga, dosen, konselor, pedagang atau siapa pun. Dengan banyak bergaul dengan warga lokal, tentunya kemampuan bahasamu juga akan cepat meningkat dan lebih banyak tahu budaya juga gaya hidup sehari-hari masyarakat sana. Bahkan jika sudah cukup dekat, kamu bisa curhat sekaligus minta bantuan tips agar kamu bisa lebih cepat adaptasi. 

Jadi, bagaimana Quipperian, sudah semakin tercerahkan tentang bekal apa saja yang harus kamu punya agar tidak culture shock parah saat kuliah di luar negeri? Pastinya proses adaptasi tidak akan selalu mudah dan butuh waktu, jadi jangan menyerah. Jangan biarkan mimpimu berkuliah di kampus impian menjadi berantakan karena tidak kuat terhadap culture shock yang harus kamu hadapi. Jadi, persiapkan semuanya dengan baik ya. Semoga lancar kuliahnya!